RSS

MISTERI LUCIFER,MALAIKAT YANG DI KUTUK ALLAH SWT

04 Oct

Misteri Lucifer, Malaikat Yang Di Kutuk ALLAH
SWT – Banyak orang bertanya siapakah lucifer
dalam Islam? Pada ajarn agama kristen dikenal
sosok Lucifer yang merupakan seorang malaikat
yang dibuang dari surga karena tidak mau
bersujud kepada Adam, siapakah sosok ini dalam
Islam? ini adalah yang paling mendekati.akan di
bahas pula tentang kenapa wujud iblis dalam
agama kristen itu berupa kambing, semoga
membantu
Allah bertanya pada Azazel,”Mengapa kau
enggan bersujud pada Adam?”,
Azazel menjawab,”Tiada yang patut
kuagungkan selain Diri-Mu”.
Allah bertanya balik,”Kendati kau akan
menerima kutukan-Ku?”.
Azazel menjawab,”Tidak mengapa, karena
hasrat hatiku tak sudi condong pada yang
lain. Hamba hanyalah seorang pecinta“.
Kemudian Azazel bersyair:
“Kendati Kau membakarku dengan Api Suci-Mu
yang menyala-nyala untuk selamanya
aku tak akan pernah sudi tunduk pada kesadaran
ego (manusiawi)
pernyataanku berasal dari hati yang tulus
dalam Cinta aku berjaya, bagaimana tidak?”
Azazel melanjutkan syairnya:
“Sesungguhnya tiada jarak yang memisahkan
Dikau denganku
ketika tujuan tercapai
kedekatan dan jarak adalah satu
kendati aku ditinggal menderita
keadaan itu akan menjadi karibku
jika Kasih itu satu, bagaimana kita bisa berpisah?
dalam kemurnian yang mutlak, Diri-Mu
kuagungkan
bagi seorang hamba dengan hati yang benar
bagaimana dia menyembah sesuatu selain
Dikau?”.
Ribuan kali, Allah memerintahkan Azazel supaya
bersujud, bersujud!,
tetapi dia tetap enggan, Dan bersyair lagi:
“Ya Allah, segala sesuatu termasuk diriku ini
adalah milik-Mu
Kau telah memberikanku pilihan
namun Kau telah menentukan pilihan-Mu bagiku
jika Kau melarangku dari bersujud, Kau adalah
Pelarang
jika aku salah paham, jangan Kau tinggalkan daku
Jika Kau menginginkanku bersujud dihadapannya,
hamba patuh
namun tak seorangpun lebih mengetahui tentang
Maksud-Mu selain Nuraniku ini”
Atas penolakannya, Allah menganugerahkan “A
highest gift” pada Azazel berupa kutukan dan
penderitaan. Dengan legowo, tanpa bertanya lagi,
tanpa mengeluh, ia menerima Anugerah-Nya
yang Tertinggi, sekaligus terberat.
Sang Kekasih bertanya (Allah),” Tidakkah kau
menolak Anugerah-Ku?”.
Azazel, sang pencinta sejati menjawab,
”Dalam Cinta di sana ada penderitaan
di sana pula ada kesetiaan
dengan begitu, seorang pencinta menjadi
sepenuhnya matang
berkat kelembutan dan keadilan Sang
Kekasih.” Klaim Azazel yang mengatakan bahwa
ia terbuat dari api dan Adam dari tanah, sehingga
ia enggan bersujud, sangat simbolik.
‘Azâzîl (Bahasa Arab: ﻋﺰﺍﺯﻝ, Inggris: Azazel,
Izazil) adalah nama asli dari Iblis yang merupakan
pemimpin kelompok Syaitan. Menurut legenda
bahwa sebelum diciptakannya Adam, Azâzîl
pernah menjadi Imam para Malaikat atau Sayyid
al-Malaikat (Penghulu para Malaikat),[1][2] Khazin
al-Jannah (Bendaharawan Surga) dan Abu al-Jan
(Bapak para Jin).[3]
Etimologi
Azâzîl terdiri atas al-‘azâz yang berarti ‘hamba’
dan al-îl yang berarti ‘Allah’ . Kata al-‘azâz
berasal dari al-‘izzah yang berarti kebanggaan
atau kesombongan. atau dapat diartikan sebagai
makhluk yang membawa kesombongannya milik
Allah Dinamakan demikian karena ia tercipta dari
api. Kata al-‘azâz ( ﺍﻟﻌﺰﺍﺯ) terdiri dari empat
huruf, yaitu huruf ‘ain, zâ, alif, dan zâ yang kedua.
Masing-masing huruf menunjukkan sepak terjang
iblis, karena setiap nama itu menunjukkan
perbuatan pemiliknya.
Dari huruf ‘ain muncul kata ‘ulluw
‘kesombongan’, dari huruf zâ muncul kata zuhwu
‘sikap takabur’, dari huruf alif muncul kata ibâ’
‘pembangkangan’ dan istikbâr ‘sifat angkuh’.
Kesombongan, sikap takabur, pembangkangan,
dan sifat angkuh merupakan sifat-sifat yang
dimiliki iblis. Inilah tafsir nama asli iblis yaitu
Azâzîl.
Julukan Azâzîl
Azâzîl sangat banyak memiliki julukan, seperti
Sayidul Malaikat dan Khazinul Jannah.
Di setiap langit ia memiliki julukan yang sangat
bagus,adalah :
Langit Pertama (ar-Rafii’ah)
al-Abid ahli ibadah,
Dia akan akan selalu berusaha dengan
bersungguh-sungguh untuk menggoda manusia
agar tersesat dari jalan-Nya.
Langit Kedua (al-Maa’uun)
ar-Raki ahli ruku,
Dia mempunyai kaidah-kaidah atau tata cara yang
pasti dan tertata rapih serta sistematis dalam
menyesatkan seluruh umat manusia.
Langit Ketiga (al-Maziinah)
as-Saajid ahli sujud,
dia tidak akan pernah berpaling dan menyerah
dari menggoda dan menyesatkan seluruh umat
manusia.
Langit Keempat (az-Zahirah)
al-Khaasyi selalu merendah dan takluk kepada
Allah,
dia juga sangat menghinakan serta merendahkan
manusia yang dapat tergoda oleh bujuk
rayuannya.
Langit Kelima (al-Muniirah)
al-Qaanit selalu ta’at
dia tidak akan pernah malas untuk menyesatkan
dan menggoda seluruh umat manusia
Langit Keenam (al-Khaliishah)
al-Mujtahid bersungguh-sungguh dalam
beribadah,
Dia akan senantasa bekerja dan berusaha untuk
menyesatkan seluruh umat manusia
Langit Ketujuh (al-Ajiibah)
az-Zahid sederhana
Dalam menggoda umat manusia dia
menggunakan sarana dan prasarana kehidupan
demi mencapai tujuannya dalam menyesatkan
seluruh umat manusia
Wujud Azâzîl
Sebelum Penciptaan Adam
Sebelum dilaknat oleh Allah, Azâzîl memiliki
wajah rupawan cemerlang, mempunyai empat
sayap, banyak ilmu, terbanyak dalam hal ibadah
serta menjadi kebanggan para malaikat dan dia
juga pemimpin para malaikat karubiyyuun dan
masih banyak lagi.
Setelah Penciptaan Adam
Setelah ia enggan untuk bersujud kepada Adam,
Allah mengubahkan mukanya pada asalnya yang
sangat indah cemerlangan menjadi bentuk seperti
babi hutan. Allah mengubah kepalanya seperti
kepala unta, dadanya seperti daging yang
menonjol di atas punggung, wajah yang ada di
antara dada dan kepala itu seperti wajah kera,
kedua matanya terbelah pada sepanjang
permukaan wajahnya. Lubang hidungnya
terbuka seperti cerek tukang bekam, kedua
bibirnya seperti bibir lembu, taringnya keluar
seperti taring babi hutan dan janggut terdapat
sebanyak tujuh helai.
Penangguhan Umur Azâzîl
Azâzîl diberi umur hingga hari akhir kiamat.
Dengan janji untuk menyesatkan manusia
sebanyak mungkin dan menemaninya di neraka
Jahannam kelak.
Permintaan Azâzîl kepada Allah:
“ Berkata iblis: Ya Tuhanku, (kalau begitu) maka
beri tangguhlah kepadaku sampai hari (manusia)
dibangkitkan.(Al-Hijr, 15:36) ”
Lalu Allah menjawab:
“ Sesungguhnya Aku pasti akan memenuhi
neraka Jahanam dengan jenis kamu dan dengan
orang-orang yang mengikuti kamu di antara
mereka kesemuanya.(Shaad, 38) sumber

 
Leave a comment

Posted by on 4 October 2011 in KISAH TAULADAN

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

  • MENU

  • Meta

  •  
    Follow

    Get every new post delivered to your Inbox.

    Join 321 other followers